Panen padi di lahan tanpa bakar

0
15

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah melakukan panen padi perdana varietas unggul di demplot Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) Desa Sebuai Kecamatan Kumai. Demplot PLTB Desa Sebuai ini hasil kerjasama dengan Litbang Kementerian Pertanian, dan padi yang kita tanam ini adalah varietas unggul.

Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) H Nurhidayah berharap demplot PLTB tersebut dapat menjadi contoh bagi petani di Kabupaten Kobar, karena setelah dilakukan inovasi terhadap lahan di daerah ini dengan PLTB dapat dihasilkan potensi ekonomi yang luar biasa.

Saat ini Desa Sebuai mempunyai areal pertanian PLTB seluas 700 hektare areal persawahan yang terbuka dan sudah ditanam padi seluas 200 hektare. Lahan yang dibuka tersebut merupakan hasil dari proses pembukaan lahan tanpa bakar. Untuk satu hektare lahan pertanian PLTB di Desa Sebuai tersebut dapat dihasilkan padi sebanyak 7-8 ton dalam satu hektarenya. Potensi yang sangat luar biasa kalau petani fokus untuk mengembangkan varietas pertanian.

“Tidak usah muluk sampai delapan ton, enam ton saja kita hasilkan maka dalam satu hektare tanaman padi bila harga perkilogramnya Rp10 ribu hingga Rp12 ribu maka dihasilkan Rp60 juta rupiah dalam satu hektare.” Ucap H Nurhidayah.

Pembukaan demplot PLTB kerjasama dengan Litbang tersebut juga merupakan salah satu upaya pemerintah daerah sesuai dengan visi misi kepala daerah lima tahun ke depan, bahwa sektor pertanian menjadi salah satu program prioritas pembangunan dan dapat menjadi angin segar bagi petani dan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan, sehingga tidak terpaku dengan daerah luar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here