Penyuluhan DBD di Pantai Lunci

0
25

“Perilaku pola hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi tanggung jawab warga sendiri, Menjaga kebersihan lingkungan rumah merupakan tanggung jawab masyarakat. Kami hanya bisa memberikan pengertian dan mendorong masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, mengingat saat ini sudah musim hujan, tentunya banyak botol atau kaleng yang di dalamnya terdapat genangan air agar mengantisipasi secara dini penyebaran jentik-jentik nyamuk tersebut menggunakan program 3M, yakni menguras bak mandi, menimbun sampah kaleng/botol, serta menutup tempat penyimpanan air.” Ucap Petugas Penyuluh

Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah tampak serius untuk memerangi DBD, melalui instansi terkait pemkab sukamara berupaya secara maksimal mencegah terjadinya demam berdarah dengue (DBD), termasuk di kawasan Pantai Lunci. Penyuluhan dilakukan secara langsung ke rumah warga agar hasil yang didapat efektif dan efisien.

Kondisi cuaca yang tidak menentu, membuat rawan penyebaran jentik-jentik nyamuk. Para pelaku penyuluh program DBD berharap masyarakat dapat membersihkan lingkungan sekitar, sehingga terhindar dari penyebaran jentik nyamuk pembawa penyakit DBD tersebut. Apabila penyebaran jentik nyamuk cukup banyak, tentu sangat memungkinkan munculnya nyamuk aedes aegypti yang merupakan penular utama DBD. Karenanya, pembersihan tempat berkembang biaknya jentik nyamuk sangatlah penting.

Para penyuluh menghimbau dan memberikan pengertian kepada warga, agar terus menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. Utamanya daerah sekitar rumahnya masing-masing, dengan tujuan untuk mengantisipasi penyebaran jentik-jentik nyamuk tersebut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here