Rehabilitasi dermaga PPI Kumai diresmikan

0
12

Pembangunan PPI Kumai dilatarbelakangi potensi sektor perikanan di Kumai cukup strategis, sehingga perlu dilakukan pengembangan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pun melalui DKP Kalteng melakukan rehabilitasi dermaga PPI Kumai yang dimulai sejak tahun 2017-2019 dengan total anggaran sebesar 31 miliar rupiah lebih tersebut.

PPI Kumai setelah dikembangkan sarana dan prasarana fisiknya dapat menampung kapal sandar sebanyak 25-30 kapal, Meningkat jika dibandingkan sebelumnya yang hanya memiliki daya tampung sebanyak 6-12 kapal nelayan. Selain itu kemampuan bongkar muat hasil tangkap ikan mencapai 1-3 ton/bulan dengan jenis ikan seperti kembung atau selar, senangin, tongkol, tenggiri, udang, pari, hiu, cumi-cumi, rajungan dan lainnya.

“Banyak manfaat yang didapat dengan adanya PPI Kumai, salah satunya memperlancar arus bongkar muat ikan hasil tangkapan, Sekaligus penopang jalur ekonomi. Dengan lancarnya jalur ekonomi, tentu saja akan berdampak pada meningkatnya pendapatan nelayan serta masyarakat setempat” kata Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dalam sambutannya pada acara peresmian PPI Kumai, Sabtu.

Sugianto berharap nelayan dan masyarakat bisa menjaga, merawat serta memelihara bangunan PPI yang ada saat ini. Membangun adalah hal mudah, tetapi untuk memelihara dan mempertahankan itu sangat sulit.

Dalam kesempatan itu, Sugianto juga mengajak serta mengimbau agar para nelayan tidak meminjam modal kepada para rentenir. Kedepan para pelaku UMKM termasuk nelayan, diminta tidak lagi menggunakan jasa keuangan ilegal. Dirinya berjanji memperjuangkan, agar kedepannya dapat mengalokasikan dana yang bersumber dari APBD provinsi. Hingga pada akhirnya, dana tersebut bisa dipergunakan untuk memberikan kredit pinjaman kepada para nelayan dengan bunga sangat rendah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here